hits

Charlie Puth: Perjalanan Karier dan Kesuksesan

Perjalanan Karier Charlie Puth

Charles Otto Puth Jr, atau populer disapa Charlie Puth adalah penyanyi, pencipta lagu, sekaligus produser rekaman asal Amerika Serikat. Kariernya berawal ketika ia hobi menunggah video bermusiknya di kanal YouTube.

Baru-baru ini, Charlie Puth menghebohkan jagat dunia maya sesudah menuliskan cuitan yang cukup menarik. Dalam cuitannya, pria kelahiran 2 Desember 1991 menuliskan ‘Fk Uh’. Sontak,cuitan Charlie pun diserbu warganet Tanah Air.

Tidak sedikit yang menyebutnya cuitan ‘Fk Uh’ yang ditulis Charlie Puth adalah pengumuman seandainya dirinya diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas). Malahan, akun Twitter Unhas kemudian meretweet cuitan Charlie Puth dengan bersenda gurau mengatakan ‘selamat datang di kampus merah’, sebutan untuk Universitas Hasanuddin.

Baru-baru ini, nama Charlie Puth kembali menjadi sorotan berkat single terbarunya yang dirilis pada 24 Juni 2022 lalu. Pada lagu berjudul Left and Right, Charlie Putih menggandeng idol tenar anggota BTS, adalah Jungkook.

Sesudah dirilis, lagu tersebut langsung melesat ke berjenis-jenis puncak chart musik dunia, antara lain chart iTunes. Lagu ini menjadi nomor 1 pada chart iTunes Top Songs di 93 negara, beberapa di antaranya seperti Amerika Serikat, Kanada, Denmark, Swedia, dan Perancis.

Video klip atau music video-nya yang memperlihatkan Charlie dengan Jungkook sukses ditonton 10 juta kali cuma dalam 12 jam sesudah lagu dan video tersebut dirilis. Sampai ketika ini, lebih dari dua minggu sesudah perilisan lagu tersebut, video klipnya sudah ditonton 101 juta kali.

Musik-musik Charlie Puth
Sebelum duet bersama Jungkook, sosok Charlie sebagai seorang solois sudah diketahui di segala dunia berkat lagu-lagunya. Sebagian lagunya yang tenar dan sudah diperdengarkan berjuta-juta kali adalah See You Again (2015), Marvin Gaye (2015), One Call Away (2015), We Don’t Talk Anymore (2016), Attention (2018), How Long (2018), dan yang terkini adalah Light Switch (2022).

Malahan, banyak dari lagu-lagunya yang juga sudah diputar triliunan kali. Umpamanya adalah See You Again yang adalah lagu penghormatan pada artis pria Paul Walker yang sudah meninggal dunia, sudah diputar 1,4 triliun kali di Spotify.

Lagu duet bersama solois sekaligus artis pria Selena Gomez berjudul We Don’t Talk Anymore juga sudah diputar 1,3 triliun kali di Spotify. Lagu berjudul Attention juga sudah diputar 1,3 triliun kali di Spotify.

Lagu-lagu lain dari Charlie juga sudah diputar puluhan sampai ratusan juta kali di Spotify, platform layanan streaming musik yang paling banyak digunakan di dunia.

1. Awal karier Charlie Puth
Charlie Puth mengawali karier dengan membuat saluran di YouTube pada September 2009 lalu. Saat itu, ia membuat kanal dengan nama Charlies Vlogs. Dalam kanal YouTube nya itu, ia sering mengupload cover musik akustik. Perlahan namun pasti, namanya pun kian diketahui publik.

Charlie kemudian merilis video musik pertamanya secara independen berjudul ‘This Are My Sexy Shades’ pada 2010 lalu.

2. Mulai dilirik manajemen pekerja seni profesional
Karier bermusik Charlie Puth mulai berubah semenjak ia memenangkan sebuah persaingan video online yang disponsori oleh Perez Hilton, pada tahun 2011. Saat itu, ia menyanyikan lagu Adele ‘Someone Like You’. Sesudah kemenangan tersebut, nama Charlie Puth pun kian diketahui. Ia kemudian dikontrak Ellen DeGeneres untuk bergabung di labelnya, Eleveneleven. Charlie Puth kemudian merilis single promosi bertajuk ‘Break Again’ dan menerima reaksi bagus dari penggemar.

3. Bergabung dengan Atlantic
Pada akhir tahun 2012, Charlie Puth mempertimbangkan keluar dari label Eleveneleven. Tiga tahun kemudian, ia baru menandatangani kontrak dengan label rekaman ternama Amerika, Atlantic. Bersama Atlantic, Charlie Puth kemudian merilis single debutnya berjudul ‘Marvin Gaye’. Di album tersebut Charlie pun menggandeng vokal tamu Meghan Trainor.

Tidak cuma di Spotify, lagu-lagunya sedangkan sudah dirilis beberapa tahun yang lalu, menjadi tenar kembali di media sosial Tiktok yang sedang naik daun digunakan oleh generasi muda. Lagunya yang berjudul Light Switch (2022) pun menjadi sebuah popularitas dan sudah digunakan pada 339 ribu video di Tiktok.

Sepanjang karier bermusiknya, Charlie sudah mengeluarkan sempurna dua studio album yang berjudul Nine Track Mind (2016) dan Voicenotes (2018). Ia juga sudah merilis sempurna 4 EP atau Extended Plays, 26 singel, dan sudah mengeluarkan 33 video klip untuk lagu-lagunya.

Masa kecil dan awal mengetahui musik
Ia yang memiliki nama komplit Charles Otto Puth Jr. ini adalah kelahiran New Jersey, Amerika Serikat pada 2 Desember 1991. Ia lahir dan tumbuh sebagai orang Amerika Serikat, namun orang tuanya memiliki akar dari negara Eropa, adalah Italia, Jerman, dan Hungaria.

Sang ibu yang berprofesi sebagai guru musik sudah mempersembahkan Charlie pada musik klasik dan mengajari bermain piano di usia empat tahun. Saat, Charlie memiliki kesanggupan bermusik yang dinamakan absolute pitch. Fenomena ini adalah pendengaran langka yang memungkinkan dirinya untuk mengidentifikasi musik tanpa referensi nada.

Di usianya yang ke-10, Charlie mulai belajar musik jazz dan ketika usia 12 tahun ia mengikuti summer youth jazz ensamble pada Count Basie Theatre’s Cool School. Count Basie Theatre kemudian mempekerjakannya untuk bermain dalam produksi Charlie Brown.

Saat SMA, Charlie juga mengikuti program pre-college dalam bidang musik di Manhattan School of Music Pre-College dan ia mengambil jurusan piano jazz. Ia kemudian melanjutkan kuliahnya di Berklee College of Music pada jurusan music production and engineering.

Menariknya, single ‘Marvin Gaye’ terbukti sukses di pasaran. Ia sukses menerima sertifikat platinum 2x di Australia, menduduki puncak tangga lagu di Selandia Baru, Irlandia, dan Inggris, serta menduduki peringkat 21 di Billboard Hot 100 Amerika.

4. Disebut musisi serba bisa
Charlie Puth diketahui sebagai seorang musisi yang serba bisa. Tidak cuma berdendang, ia juga pintar menciptakan lagu, dan menjadi seorang produser rekaman. Tidak stop di situ, Charlie juga pintar dalam berakting. Setidaknya ia pernah bermain di sitkom ‘Undatable’ pada 2016 lalu.

5. Penghargaan yang diterima Charlie Puth
Selama berkarier di dunia musik, Charlie Puth sudah meraih berjenis-jenis penghargaan. Seperti dari PopCrush Music Awards, American Music Awards, Nickelodeon Kids Choice Awards, sampai Billboard Music Awards.

Perjalanan karier
Seperti banyak pekerja seni lainnya, Charlie juga mengawali perjalanan kariernya melalui Youtube. Di tahun 2009, ia membuka kanal Youtube pribadinya yang bernama Charlies Vlogs. Kala itu, dirinya masih berusia 18 tahun dan cuma memposting video-video lelucon dan cover lagu akustik.

Satu tahun kemudian, ia merilis video klip dari lagu pertamanya yang berjudul These Are My Sexy Shades. Di tahun yang sama, ia merilis EP pertamanya yang berjudul The Otto Tunes yang ia terbitkan secara independen.

Di tahun 2011, ia memenangkan sebuah persaingan video online yang disponsori Perez Hilton berjudul Can You Sing?. Ia membawakan cover dari lagu Adele yang berjudul Someone Like You. Ellen DeGeneres, seorang komedian dan contoh publik memperhatikan bakat Charlie dan menawarkannya untuk masuk dalam label garapannya, eleveneleven.

Bersama label tersebut, Charlie mengeluarkan single promosional berjudul Break Again di tahun 2012. Ia juga merilis EP keduanya yang berjduul Ego di tahun 2013. itu, ia menulis lagu dan membuat lagu-lagu pembuka atau intro untuk para Youtuber tenar.

Di tahun 2015, Charlie menandatangani kontrak dengan AGP/Atlantic, sebuah label rekaman. Single perdananya pada label baru adalah Marvin Gaye (2015) yang menggandeng penyanyi pop Meghan Trainor. Masih di tahun yang sama, ia menjadi featuring dari lagu rapper ternama Wiz Khalifa pada lagu berjudul See You Again.

Kedua lagu ini kemudian melambungkan namanya sebagai penyanyi pop berbakat yang bukan cuma memiliki bunyi yang merdu, namun juga memiliki kesanggupan menulis lagu dan memproduksi lagunya sendiri.

Single keduanya yang berjudul One Call Away masuk dalam Top 20 chart Billboard Hot 100. Mulai ketika itu, ia senantiasa berada pada spotlight sebagai salah satu penyanyi ternama Amerika Serikat.

Exit mobile version